Berita kali ini akan menghadirkan informasi berita bola dari Tim Nasional Indonesia yaitu Indra Sjafri Layak Dipertahankan, setelah sebelumnya kami telah menghadirkan berita bola lainnya dari yaitu Prediksi Togel Hongkong Jumat 17 Oktober 2014 khusus bagi sobat para pecinta sepakbola dimanapun berada.
![]() |
| Indra Sjafri Layak Dipertahankan |
Timnas Indonesia U-19 memang telah gagal memenuhi target di Piala Asia U-19 2014. Itu setelah, mereka hanya menjadi juru kunci grup B dengan poin nol hasil tiga kekalahan yang dialami. Mimpi ke Piala Dunia U-20 2015 pun pupus.
Tentunya, sebagai pelatih Indra Sjafri merasa menjadi salah satu orang yang bertanggung jawab akan kegagalan timnya itu. Namun, berdasarkan hasil polling yang digelar Goal Indonesia, mayoritas pembaca menilai pelatih berusia 51 tahun itu tetap layak untuk dipertahankan.
Tercatat, dari 3687 responden, ada 2571 atau 69.73 persen yang memilih Indra layak dipertahankan sebagai pelatih Indonesia U-19. Mungkin itu tidak terlepas dari cara pelatih asal Sumatera Barat itu dalam membangun tim ini.
Terlebih, dalam fase pembangunan tim, Indra mampu membawa embrio Indonesia U-19 menjadi juara turnamen HKFA di Hong Kong sebanyak dua kali pada 2012 dan 2013. Kemudian, merengkuh trofi Piala AFF U-19 2013, hingga menjadi juara grup babak kualifikasi Piala Asia U-19 dengan menaklukkan Korea Selatan U-19, skor 3-2.
Setidaknya, metode blusukan yang dilakukan Indra telah mencuri simpati masyarakat Indonesia, di tengah tidak adanya kompetisi reguler yang mumpuni untuk kelompok umur. Belum lagi, permainan Indonesia U-19 yang dinilai "tidak Indonesia" juga sempat mampu membuat masyarakat pecinta sepakbola nasional merasa kagum.
Dengan kata lain, Indra diharapkan bisa meneruskan kiprahnya sebagai pelatih Indonesia U-19, tentunya juga harus ditunjang dengan berbagai perbaikan. Mulai dari kompetisi kelompok umur berjenjang dan berkualitas yang harus segera dibentuk PSSI, hingga pembuatan program yang pas tanpa adanya embel-embel tuntutan komersialisasi yang justru nantinya bisa menghancurkan tim itu sendiri.
Berikan pendapat atau analisis terbaik Anda mengenai hasil polling di atas dengan mengisi kolom komentar di bawah ini.
Tentunya, sebagai pelatih Indra Sjafri merasa menjadi salah satu orang yang bertanggung jawab akan kegagalan timnya itu. Namun, berdasarkan hasil polling yang digelar Goal Indonesia, mayoritas pembaca menilai pelatih berusia 51 tahun itu tetap layak untuk dipertahankan.
Tercatat, dari 3687 responden, ada 2571 atau 69.73 persen yang memilih Indra layak dipertahankan sebagai pelatih Indonesia U-19. Mungkin itu tidak terlepas dari cara pelatih asal Sumatera Barat itu dalam membangun tim ini.
Terlebih, dalam fase pembangunan tim, Indra mampu membawa embrio Indonesia U-19 menjadi juara turnamen HKFA di Hong Kong sebanyak dua kali pada 2012 dan 2013. Kemudian, merengkuh trofi Piala AFF U-19 2013, hingga menjadi juara grup babak kualifikasi Piala Asia U-19 dengan menaklukkan Korea Selatan U-19, skor 3-2.
Setidaknya, metode blusukan yang dilakukan Indra telah mencuri simpati masyarakat Indonesia, di tengah tidak adanya kompetisi reguler yang mumpuni untuk kelompok umur. Belum lagi, permainan Indonesia U-19 yang dinilai "tidak Indonesia" juga sempat mampu membuat masyarakat pecinta sepakbola nasional merasa kagum.
Dengan kata lain, Indra diharapkan bisa meneruskan kiprahnya sebagai pelatih Indonesia U-19, tentunya juga harus ditunjang dengan berbagai perbaikan. Mulai dari kompetisi kelompok umur berjenjang dan berkualitas yang harus segera dibentuk PSSI, hingga pembuatan program yang pas tanpa adanya embel-embel tuntutan komersialisasi yang justru nantinya bisa menghancurkan tim itu sendiri.
Berikan pendapat atau analisis terbaik Anda mengenai hasil polling di atas dengan mengisi kolom komentar di bawah ini.
Itulah informasi terbaru mengenai Indra Sjafri Layak Dipertahankan
yang dapat kami informasikan buat sobat pecinta sepakbola semuanya
dimanapun berada, mudah-mudahan dapat bermanfaat dan tetap selalu
nantikan update berita terbaru setiap harinya

Anda sedang membaca artikel berjudul 

0 komentar:
Posting Komentar